Featured blog image
Berita

PAC Fatayat NU Talun Cetak Kader Militan melalui Latihan Kader Dasar, Diikuti 37 Peserta dari 16 Ranting

Blitar – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Talun kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak kader perempuan yang berkualitas melalui penyelenggaraan Latihan Kader Dasar (LKD). Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu–Ahad, 27–28 Juni 2026, di SDI Hasanul Amin, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, ini mengusung tema "Maju Bersama, Menguat Bersama, untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia."

Tema tersebut menjadi cerminan semangat Fatayat NU dalam membangun solidaritas antarkader, memperkuat kapasitas kepemimpinan perempuan, serta meneguhkan peran perempuan sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, hingga peradaban dunia.

Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Talun menyampaikan bahwa Latihan Kader Dasar merupakan jenjang kaderisasi formal pertama yang menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter kader Fatayat NU. Melalui proses kaderisasi ini, peserta tidak hanya dibekali dengan pengetahuan keorganisasian, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, serta semangat pengabdian kepada Nahdlatul Ulama.

"LKD menjadi ruang pembelajaran sekaligus proses pembentukan karakter kader agar memiliki militansi, loyalitas, rasa memiliki terhadap organisasi, serta kesiapan untuk mengemban amanah dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Sebanyak 37 peserta dari 16 ranting Fatayat NU se-Kecamatan Talun mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi pembelajaran yang dipandu oleh fasilitator dan narasumber berpengalaman.

Materi yang diberikan meliputi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sebagai dasar pemahaman keagamaan, Islam dan wawasan kebangsaan, ke-NU-an dan ke-Fatayatan, citra diri kader Fatayat NU, kepemimpinan dan keorganisasian, kesetaraan gender, serta komunikasi dan membangun jaringan. Seluruh materi disusun secara komprehensif untuk memperkuat wawasan, membangun karakter kepemimpinan, serta meningkatkan kemampuan kader dalam menjalankan peran organisasi di tengah dinamika masyarakat.

Selain menerima materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti berbagai dinamika kelompok, diskusi, refleksi, serta kegiatan yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan penyelesaian masalah. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk kader yang adaptif, komunikatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan menjadi panduan implementasi hasil pelatihan di ranting masing-masing. RTL diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai program yang berdampak bagi penguatan organisasi maupun pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi bai'at kader, sebagai simbol peneguhan komitmen peserta untuk menjadi kader Fatayat NU yang berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, berintegritas, serta siap mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan organisasi.

Melalui penyelenggaraan Latihan Kader Dasar ini, PAC Fatayat NU Kecamatan Talun berharap lahir kader-kader perempuan yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual dan organisatoris, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan, penggerak pemberdayaan masyarakat, serta penjaga nilai-nilai Islam yang moderat di tengah perkembangan zaman.

Related Topics