Featured blog image
Berita •

PAC FATAYAT NU GANDUSARI : TURBA PC FATAYAT NU KABUPATEN BLITAR GELAR PELATIHAN DIGITAL UNTUK KUATKAN KAPASITAS MEDIA DAN INFORMASI ORGANISASI

Blitar , Sabtu 11 Juli 2026- Di tengah derasnya arus informasi digital, PC Fatayat NU Kab. Blitar menegaskan komitmennya untuk tidak tertinggal. Sebagai organisasi perempuan muda Nahdlatul Ulama, PC Fatayat NU Kab. Blitar menggelar Pelatihan Kelas Pengembangan Digital dengan fokus penguatan kapasitas media dan informasi organisasi di era digital. 

Kegiatan tersebut berlangsung di TK AL-HIDAYAH Tangkil 2 Wlingi Kabupaten Blitar pada Sabtu, 11 Juli 2026, bersama Sahabat Uliati Nafiah dan Sahabat Malikah selaku anggota Bidang Media Informasi, Penelitian, dan Pengembangan PC Fatayat NU Kabupaten Blitar. Adapun kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus Fatayat NU tingkat PAC Kabupaten Blitar.

Pelatihan ini dirancang sebagai jawaban atas tantangan komunikasi organisasi di era 4.0. Empat materi utama yang diberikan meliputi: 

1. Manajemen Database Organisasi untuk penataan data anggota yang sistematis dan akurat.

2. Teknik Penulisan Artikel dan Berita agar setiap kegiatan organisasi dapat dipublikasikan secara profesional.

3. Cara Mendokumentasikan dan Mengarsipkan Digital

Hal ini untuk menjaga aset organisasi tetap aman dan mudah diakses.

4. Desain Grafis untuk Media Organisasi 

Hal ini diguna menciptakan konten visual yang menarik dan informatif di media sosial. Materi disampaikan oleh pemateri yang kompeten di bidangnya, dengan metode praktik langsung agar peserta mampu mengaplikasikan ilmu yang didapat.

Sebanyak 13 kader Fatayat NU dari 3 PAC Kabupaten Blitar hadir dengan semangat tinggi. Mereka adalah ujung tombak informasi di tingkat akar rumput. 

"Harapan kami, setelah pelatihan ini setiap ranting memiliki minimal satu tim media yang tangguh. Sahabat Fatayat harus melek digital, bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga sebagai produsen konten positif," ujar Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar dalam sambutannya.

Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Juli 2026 yang memiliki nilai historis bagi warga NU. Pemilihan waktu dan tempat di TK AL-HIDAYAH TANGKIL 2 Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar dimaksudkan untuk memberikan suasana yang khidmat sekaligus profesional. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta telah antusias mengikuti setiap sesi hingga selesai pukul 13.00 WIB.

Ketua Panitia Pelatihan menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas komunikasi dan dokumentasi organisasi. "Di era digital, narasi kebaikan harus kita suarakan lebih masif. Jika kita tidak mengelola media dan informasi dengan baik, ruang itu akan diisi oleh informasi yang tidak bertanggung jawab. Fatayat harus hadir sebagai penyeimbang," jelasnya.

Selain itu, penguatan database menjadi kebutuhan mendesak agar program-program Fatayat dapat berjalan tepat sasaran. Dokumentasi digital juga penting untuk menjaga memori kolektif dan jejak perjuangan organisasi agar tidak hilang.

Pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung praktik membuat desain poster kegiatan, menulis rilis berita, dan menyusun format database anggota di laptop masing-masing. 

Sesi desain artikel menjadi favorit peserta. Dengan aplikasi sederhana, sahabat Fatayat belajar membuat artikel dan berita sebagai dakwah dan pengumuman kegiatan yang menarik. "Ternyata bikin artikel itu tidak sesulit yang saya bayangkan. Ini akan sangat membantu kami saat ada acara di tingkat PAC maupun ranting," kata salah satu peserta dari PAC Gandusari.

Acara ditutup dengan komitmen bersama. Seluruh peserta sepakat untuk membentuk grup koordinasi media Fatayat NU Kabupaten Blitar dan menargetkan setiap PAC rutin mempublikasikan 1 konten positif setiap minggu.

Pelatihan Kelas Pengembangan Digital ini menjadi langkah awal PC Fatayat NU Kota Blitar menuju organisasi yang adaptif dan berdaya. Dengan bekal ilmu manajemen data, kemampuan menulis, dokumentasi, dan desain, diharapkan dakwah Islam Ahlussunnah Wal Jamaah dapat disebarluaskan lebih luas, cepat, dan masif melalui tangan-tangan perempuan muda NU.

Related Topics