PAC Fatayat NU Gandusari Gelar Sosialisasi Rashdul Kiblat untuk Penguatan Pemahaman Arah Salat
PAC Fatayat NU Kecamatan Gandusari kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan di tengah masyarakat dengan menggelar kegiatan sosialisasi Rashdul Kiblat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan Kantor Urusan Agama (KUA) Gandusari terkait fenomena Rashdul Kiblat yang akan terjadi pada 15–16 Juli 2026, sebuah momen penting yang dapat dimanfaatkan untuk memastikan ketepatan arah kiblat dalam pelaksanaan ibadah salat.
Sosialisasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor KUA Kecamatan Gandusari. Kegiatan ini secara khusus mengundang Ketua dan Sekretaris Pimpinan Ranting Fatayat NU se-Kecamatan Gandusari atau perwakilan yang ditunjuk, dengan harapan ilmu yang diperoleh nantinya dapat disebarluaskan kembali kepada masyarakat di tingkat akar rumput.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya akan mendapatkan pemahaman teoritis mengenai penentuan arah kiblat, tetapi juga diharapkan mampu mengaplikasikan metode yang tepat, terutama saat fenomena Rashdul Kiblat berlangsung, di mana posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayangan benda dapat dijadikan acuan arah kiblat secara akurat. Hal ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas ibadah umat Islam.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, peserta diimbau hadir dengan mengenakan gamis bebas, jas Fatayat, dan kerudung putih sebagai bentuk identitas dan kekompakan organisasi. Selain itu, peserta juga diminta membawa perangkat pendukung seperti telepon genggam dengan paket data aktif, serta memastikan akses email beserta kata sandinya, guna menunjang kemungkinan praktik berbasis digital selama kegiatan berlangsung.
PAC Fatayat NU Kecamatan Gandusari berharap kehadiran para peserta dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran kader sebagai agen edukasi di masyarakat, khususnya dalam hal ketepatan arah kiblat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum sosialisasi, tetapi juga sarana penguatan kapasitas kader dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas ibadah umat.